Asmara Hadi Terpilih Menjadi Ketua Dalam Musyawarah Besar ke-IX IKA Sumsel Jawa Barat.

BANDUNG, ||PelitaOnline||- Hari ini, Sabtu, 22 Agustus 2026, Musyawarah Besar (Mubes) ke-IX IKA Sumsel yang digelar di Hotel Horison Bandung menjadi momentum penting bagi keluarga besar Ikatan Keluarga Sumatera Selatan (IKA Sumsel) untuk menentukan arah organisasi ke depan.

Mujiono dari Kesbangpol Provinsi Jawa Barat, atas nama Gubernur Jabar, pada saat membuka Mubes ke IX mengucapkan selamat bermusyawarah. Semoga Mubes IKA Sumsel mengahasilkan figur Ketua yang ideal dan berintegeritas.

Dalam forum tersebut, muncul tiga nama yang disebut sebagai calon ketua, yaitu Asmara Hadi, Subekti, dan Pasmalinda. Ketiganya tentu memiliki latar belakang, pengalaman, kapasitas, serta dukungan masing-masing. Perbedaan pilihan dalam sebuah organisasi merupakan hal yang wajar, terlebih dalam sebuah musyawarah yang menjadi bagian dari proses demokrasi organisasi.

Namun, yang jauh lebih penting dari siapa yang terpilih adalah bagaimana seluruh proses Mubes tetap berlangsung dalam suasana kekeluargaan, persaudaraan, dan saling menghormati. IKA Sumsel bukan hanya sebuah organisasi, tetapi juga wadah untuk mempererat tali silaturahmi warga Sumatera Selatan yang berada di perantauan, khususnya di Jawa Barat dan sekitarnya.

Pesan yang disampaikan Ketua Demisioner IKA Sumsel, Bahyuni Zaili, SH MH, patut menjadi renungan bersama. Ia mengatakan bahwa siapa pun yang nantinya menjadi ketua, hendaknya menganggap amanah tersebut sebagai ibadah.

Pesan tersebut memiliki makna yang sangat dalam. Jabatan ketua bukan semata-mata sebuah posisi, apalagi sebuah kebanggaan pribadi. Ketua adalah orang yang menerima amanah untuk mengayomi seluruh anggota, merangkul berbagai perbedaan, menjaga marwah organisasi, dan membawa IKA Sumsel menjadi organisasi yang semakin solid serta bermanfaat.

Karena itu, siapa pun yang nantinya memperoleh kepercayaan dari peserta Mubes, hendaknya tidak melihat kemenangan sebagai kemenangan pribadi atau kelompok. Sebaliknya, kemenangan tersebut adalah kemenangan seluruh keluarga besar IKA Sumsel.

“Demikian pula bagi mereka yang belum mendapatkan amanah sebagai ketua, perjuangan tidak berhenti pada hasil pemilihan. Kontribusi, pemikiran, pengalaman, dan persaudaraan tetap sangat dibutuhkan untuk membangun organisasi. Justru setelah Mubes selesai, seluruh perbedaan pilihan harus kembali disatukan dalam satu semangat: IKA Sumsel untuk semua, dan semua untuk kemajuan IKA Sumsel,”kata Bahyuni

Sementara Ir Yaris Gunay selaku penasehat IKA Sumsel menilai bahwa organisasi IKA Sumsel ini adalah sebuah paguyuban. Jadi organisasi orang rantau asal Sumsel ini tujuannya adalah mementingkan kesosialan antar sesama

“Semoga Mubes ke-IX IKA Sumsel di Hotel Horison Bandung berjalan lancar, demokratis, penuh kekeluargaan, dan menghasilkan pemimpin yang mampu merangkul seluruh elemen organisasi,”paparnya

Sementara Ketua Panitia Pelaksana Mubes ke IX Zaki Yadin SE, melaporkan bahawa terselenggaranya Mubes ini berkat kerja keras semua paniti. Kami udh hampir dua bulan ini merancang untuk melaksaankana Mubes ini. Alhamdulilla berkat bantuan dari para donatur kegiatan ini dapat berjakan dengan lancar. Oleh karena itu, kami atas nama panitia terima kasih atas suport dan dukungan dari semua elemen masyarajat Sumsel yang ada di Bandung

Dikatakan Zaki, siapa pun yang terpilih, itulah amanah.Siapa pun yang dipercaya, itulah ladang pengabdian. Dan siapa pun yang menjadi ketua, semoga benar-benar menjadikan amanah tersebut sebagai ibadah.

“Selamat bermusyawarah. Semoga IKA Sumsel semakin kompak, solid, guyub, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi rumah bersama bagi seluruh warga Sumatera Selatan di perantauan,”ucapnya.

Dalam pelaksanaan sidang pertama seyogianya dipimpin oleh Drs.H.Fauzi Djakfar sebagai Ketua Setering commete (Panitia Pengarah) Sekretaris Drs Asmara Hadi dan Anggota H.Hilwan Saleh. Namun, sidang diambil alih oleh sekretatis Drs Armara Hadi karena Fauzi Djakfar berhalangan hadir, selesai peleno 1 sidang pengganti dilanjut oleh Haerul.”Alhamdulillah, meskipun dihujani instrupsi namun proses pemilihan berjalan sampai akhir penetapan calon

Dari ketiga calon, akhirnya Asmara Hadi terpilih mennadi Ketua IKA Sumsel periode 2026-3l2029 dengan meraih 33 suara Subekti 20 suara sedangkan Pasmalinda mendapat 4 suara.

Dalam sambutan singkatnya Ketua tepilih mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. “Semoga amanah yang akan kami emban ini dapat sama-sama kita jalankan dengan baik”ujar Ketua terpilih yang saat ini masih menjabat Camat diwilayah Kota Bandung. (cakdar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *