Aliansi Pengusaha Kabupaten Bandung Lahir Untuk kebutuhan Usaha

KAB. BANDUNG,|| Pelita Online|| – Aliansi Pengusaha Kabupaten Bandung lahir untuk kebutuhan dan lancarnya usaha pengadaan barang dan jasa, terutama dalam bidang jasa konstruksi,

Keberadaan aliansi ini juga sekaligus untuk mengantisipasi terjadinya mati suri stagnan asosiasi jasa konstruksi di Kabupaten Bandung, era peralihan  UU Jasa  Konstruksi  Nomor 2 tahun 2017, tentang LSBU, SKKA LPJK tingkat Provinsi yang ditarik ke pusat pembuatan sertifikat badan usaha SBU dan SKA, SKT sertifikat profesi secara digital, otomatis fungsi dan peran asosiasi kurang berfungsi termasuk di daerah kota dan kabupaten.

Padahal selama ini, komunikasi pemerintah dan pengusaha, tentang jasa konstruksi melalui asosiasi.

Untuk pelaku usaha saat ini lagi terpuruk, ketika pengusaha harus mengikuti perijinan, tata kelola lelang secara digital, pekerjaan susah akibat program refokusing pengurangan anggaran di segala bidang akibat covid-19, di perparah pekerjaan sangat berkurang, kueh sedikit yang mengharapkan pekerjaan banyak,

Dengan berhentinya mendapatkan pekerjaan selama 2 tahun pengusaha banyak yang gulung tikar. “Namun sekarang alhamdulillah sudah mulai normal, tetapi untuk memperpanjang SBU saja kelimpungan,” ujarnya.

Aliansi Pengusaha Kabupaten Bandung berharap, pemerintah harus berpihak ke pengusaha lokal yang sudah sekarat. Sudah bukan menjadi rahasiah umum kueh terbatas dibagi-bagi kepada anggota dewan, oknum penegak hukum, dan yang dekat dengan kekuasaan. Pengusaha diibaratkan petani, hanya jadi petani penggarap, perusahaan hanya dipakai, alias dipinjamkan perusahaannya. “Mau sampai kapan, “kata Dindin Kicho selalu Ketua terpilih

Di sela-sela rapat sesepuh Pengusaha Haji Pepe dan H Dedi Kastam melalui siaran pers-nya yang diterima pelitaonline.co.id Rabu (12/10/2022), mengingatkan Pemerintah harus melek akomodasi Pengusaha lokal, karena kalau orang lapar bisa berbuat apa saja, ini baru gerakan moral. (Yus/cak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *