Acara Pelepasan Lulusan Siswa SMPN 15 Kota Tasikmalaya Dilaksanakan Dengan Sederhana

TASIKMALAYA||Pelita Online||,-
Jelang akhir tahun pelajaran, sekolah biasanya menyiapkan kegiatan ujian kenaikan kelas dan ujian akhir tahun. Selain itu, sekolah pun menyiapkan acara kenaikan kelas dan acara perpisahan atau perpisahan bagi para lulusannya. Acara tersebut biasanya diselenggarakan mulai dari menggelar acara yang dibuat mewah. Tempatnya biasa menyewa gedung atau hotel, bahkan dalam bentuk  wisata ke luar daerah.

Namun kali ini tak seperti biasanya. Prosesi pelepasan kelas akhir siswa-siswi SMPN 15 Kota Tasikmalaya tahun pelajaran 2024/2025, Senin (3/6/25), berlangsung dalam suasana cukup sederhana. Hanya ditandai satu upacara di halaman sekolah.

Tak ketinggalan para orang tua siswa kelas IX pun diundang untuk hadir. Para lulusan berderet berdasarkan kelas masing-masing. Mereka tak lagi mengenakan putih-biru. Umumnya berbatik. Para siswinya menunjukkan tampilan lebih berdandan.

Setelah sesi upacara khusus pelepasan itu dibuka langsung oleh pembawa acara, Wakasek Humas, M. Wahyu Somantri, dengan bacaan basmallah, dikemukakan model seremoni perpisahan sangat sederhana tahun ini karena perintah dinas. Dilarang perpisahan dingekar mewah dengan anggaran yang besar.

Umumnya, sekolah sekarang ini harus menyelenggarakan prosesi perpisahan sesederhana. Perayaan perpisahan yang dilakukan di gedung megah kini tak lagi dilakukan. Sebutannya, ini lantaran efek dari pemerintah Provunsi Jabar yang tak lagi menyebutnya perpisahan melainkan pelepasan.

“Hari ini sekolah melepas tanggung jawab sebagai induk akademik, pendidik, pengajar, pembimbing di sekolah. Kami segenap civitas sekolah pada hari ini melepas kalian semua siswa-siswi kelas IX,” ujar Kepala SMPN 15 Asep Dani Fauzi, saat memberi sambutan.

Ada 162 lulusan SMPN 15 di tahun pelepasan 2025 ini. “Sekolah mengembalikan kalian semua ke orang tua masing-masing, melalui pengurus Komite Sekolah. Selepas acara ini silakan kalian masuk ruang kelas masing-masing untuk menerima surat kelulusan,” sambungnya.

Di pengujung sambutan, Asep menyampaikan permohonan maaf pada para siswa dan orang tuanya, jika sepanjang berlangsungnya KBM ada hal yang tidak berkenan. “Kami juga sampaikan terima kasih untuk kepercayaan yang telah diberikan pada kami, mendidik putra-puri ibu/bapak,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komite SMPN 15 Kota Tasikmalaya, Ucu Ishak Ibrahim, menyatakan menerima dikembalikannya anak-anak yang sudah usai masa sekolahnya. Prosesi penyerahan lulusan ditandai simbolisme dokumen daftar para lulusan.

“Alhamdulillah, terima kasih kami ucapkan kepada pak kepala sekolah beserta jajaran pendidik hingga tenaga kependidikan yang telah mendidik anak-anak kami. Semoga lulus semua dengan nilai baik,” ungkap Ucu bersyukur

Kemudian Ucu juga menyampaikan permohonan maaf bila sepanjang masa didik didapati anak nakal, menjengkelkan. “Berikutnya kepada para orang tua yang sudah bekerja sama selama ini, kami mohon maaf untuk segala kekurangan yang telah jalankan oleh peran komite,” imbuhnya.

“Untuk kalian para anak-anakku yang hari ini tampak lain dari biasanya, cakep-cakep cantik-cantik, mohon maaf ya acara perayaan perpisahan tak penuh kemeriahan seperti biasanya, sehubungan ada kebijakan (tommyrialdy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *