Begini Respon Masyarakat Terkait Infrastruktur Jalan Nasional Soreang-Rancabali-Cidaun

BANDUNG||Pelita Online||Infrastruktur jalan nasional Soreang-Rancabali-Cidaun
yang sejak 2022 sampai 2023 masih ini dilakukan penganganan pelebaran dan perbaikan geometrik jalan disejumlah titik mulai dirasahkan manfaatnya oleh semua lapisan masyarakat.

Sejahtera ekonomi mulai terasa secara signifikan oleh sejumlah pedagang. Demikian juga dengan pengguna jalan, terpantau nyaman merasahkan jalan yang telah memenuhi standar jalan nasional.

Sebagaimana diketahui, sepanjang ruas jalan nasional Soreang-Rancabali-Cidaun yang mencakup dua Kabupaten di Jawa Barat yakni Kabupaten Bandung dan Kabupaten Cianjur itu tidak hanya dikenal dengan wisata kulinernya yang beragam, melainkan juga menawarkan sejumlah pesona wisata alam seperti Kawah Putih, Ranca Upas, Situ Patenggang dan yang kalah menariknya Pekebunan Teh Ciwidey dan Pantai yang terdapat disepanjang jalan nasuonal Jabar Selatan.

“Terus terang, saya cukup kaget. Terakhir saya melintas ruas Soreang Rancabali-Cidaun ini akhir tahun 2021, atau tepatnya saat Covid mulai mereda. Saat itu, sepanjang jalan ini tidak selonggar sekarang ini,” ungkap pria paruh baya yang hanya menyebutkan channel youtobe-nya
Dzinnur Journey ini saat ditemui pelita online pekan lalu di sela-sela rehatnya perbatasan antara Kabupaten Bandung dan Cianjur.

“Dulu, dua tahun kebelakang sepanjang Perkebunan Teh dan sepanjang hutan lindung ini cukup semerawut dan seram. Kini rapih, nyaman dan tanpa was-was melintasinya,” tambah pria berkumis yang selalu didampingi istrinya saat mengabadikan perjalanan untuk channel youtobe itu.

Lainnya dalam semangat mengapresiasi dan menyambut bahagia dengan adanya pelebaran dan perbaikan geometrik jalan adalah sejumlah pedagang.

Salah satunya Jang Tande (41) warga Kampung Ciranca, Desa Sukamulya, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur yang mengaku cukup signifikan omset yang didapatnya dalam dua tahun terakhir ini.

Dikatakannya, selain dalam dua tahun tekahir ini bebasnya Covid-19, juga dengan dilebarkannya jalan menuju tempat wisata disini dirasah meningkat pula jumlah pengunjung yang datang kesini, kata Tande yang mengaku telah 12 tahun berjualan mimuman hangat di wilayah Ciwidey itu.

Dalam paparannya, mewakili sejumlah pedagang lainnya Tande mengucapakan banyak terima kasih kepada pemerintah pusat yang hampir setiap tahun menyelenggarakan pembangunan di ruas jalan nasional Soreang-Rancabali-Ciwidey ini.

“Mewakili sejumlah pedagang lainnya, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah membuat lecir jalan ini,” ungkap Tande.

Yang tak kalah pentingnya, dengan dilebarkannya jalan ini telah pula meningkatkan perekonomian dan kenyaman masyarakat menuju kawasan wisata disini, tambah Tande dengan logat Sunda yang kental.

Dalam kesempatannya, PPK 2.5 pada Satuan kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Sater-PJN) Wilayah II Jabar, Ilham Khalifah mengatakan kalau ruas jalan nasional Soreang-Rancabali-Cidaun dalam wilayah kerjanya itu memang tengah pelebaran dan perbaikan geometrik oleh PT Hutama Karya sejak tahun 2023.

Saat ini, pekerjaan tengah dikebut oleh PT. Hutama Karya dan ditarget pekerjaan berakhir pada Desember 2024 yang akan datang, katanya.||tommy riyaldi||

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *