TASIKMALAYA||Pelita Online||,- Kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Permukaan Daerah Irigasi (DI) Ciramajaya yang menjadi kewenangan Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (UPTD BPSDA) Wilayah Sungai Ciwulan-Cilaki, saat ini progresnya sudah mencapai 9 persen. Kegiatan ditarget rampung November mendatang.
Mewakili PPK, Direksi yang juga staf Bidang Irigasi pada UPTD PSDA Wilayah Sungai Ciwulan-Cilaki Arrif Ajies menjelaskan, secara keseluruhan dari beberapa item kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI Ciramajaya baik yang merupakan kegiatan Saluran Pasangan, Pintu Air dan Pembuatan Talang Pembawa secara keseluruhannya sudah mencapai 9 persen.
“Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI Ciramajaya ini dilaksanakan oleh CV. DHARMA BAKTI PERTIWI. Targetya 210 (dua ratus sepuluh) hari kalender, terhitung sejak tanggal kontrak 13 April 2023,” kata Arrif, Kamis (8/6/2023) di kantor PSDA Ciwulan-Cilaki.
Seperti diketahui, kegiatan pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI Ciramajaya ini merupakan kegiatan yang dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus atau (DAK Fisik) senilai Rp5,4 miliar.
Dalam kesempatannya Arrif menegaskan, agar perusahaan dan pekerja harus sama-sama mengetahui tentang keselematan sesuai dengan standar yang berlaku, salah satunya menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai standarisasi.
Oleh karena itu, keselamatan kerja menjadi hal utama. Apalagi, Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau K3 sangat penting. Terlebih APD adalah alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang dengan cara mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja, tegas Arrif. ||tommy riyaldi||





