TASIKMALAYA||Pelita Online||,-Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR)/Unit Pelaksanaan Teknis Dinas Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V (UPTD PJJ Wipel-V) melakukan pekerjaan overley hotmix AC-WC melalui paket peningkatan jalan
Cineam-Singkup (Kab. Tasikmalaya) sepanjang 1,7 km dengan anggaran Rp 1,9 miliar lebih. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk perbantuan Pemprov Jabar.
Dalam kesempatan pada Minggu (26/3/2023) itu, perkembangan hasil pekerjaan peningkatan jalan Cineam-Singkup yang dilaksanakan oleh PT. Tiara Mulya Sejahtera sempat dikabarkan langsung oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Peningkatan dan Pemeliharaan Jalan pada UPTD PJJ Wipel-V Yudi Ahmad, ST.
Peningkatan jalan Cineam-Singkup baru saja dimulai. Tercatat, Sabtu (25/3/2023) kemarin tak kurang dari 250 meter capaian lapis aspal beton (laston) kostruksi Aus (AC-WC) sudah dihasilkan oleh pihak penyedia, ujar Yudi.
Sesuai standar Dina BMPR Provinsi Jabar, hotmix yang telah dihasilkan pihak penyedia akan dilakukan uji dan di test terlebih dahulu, kata Yudi yang kerap melakukan pemantauan ke lokasi proyek yang ditangani meski di hari libur.
“Mungkin Minggu di test sampel dulu, dan Senin rencananya akan dilanjut” tambah Yudi.
Ditanya terkait target selesai, Yudi mengaku akan mengupayakan sepanjang 1,7 km yang menjadi garapan pihak penyedia diusahakan tuntas sebelum lebaran, tegas Yudi.
Menanggapi adanya peningkatan jalan Cimean-Singkup, Nurzamil (45) warga Indihiang Kota Tasikmalaya itu mengaku kalau selama ini tak ada pilihan jalan bagus menuju kampungnya (Salopa).
Terlebih melewati jalan Cineam-Singkup tersebut, mudah-mudah dengan adanya perbantuan perbaikan melalui pekerjaan peningkat jalan dari Pemerintah Provinsi itu setidaknya mengurangi tingkat kerusakan jalan milik Kabupaten Tasikmalaya, singgung Nurzamil yang seorang pengusaha muda itu.
Diakuinya, meski terbilang lebih dekat lewat jalan Cineam untuk menuju kampungnya, namun selama ini dia lebih memilih masuk dari jalan Sukaraja via Jatiwaras menuju Salopa. Padahal, tingkat kerusakan jalan antara Jatiwaras-Cikatomas hampir sama, katanya.
“Hal itu lantaran via Jatiwaras terasa lebih ramai saja”, ungkap Nurzamil saat ditemui Pelita Online dikediamannya kawasan Mitra Batik, Kota Tasikmalaya. Minggu malam (26/3/2023).||tommy riyaldi||





