Perhimpunan Pendaki Tramp, Gelar Upacara Bendera di Puncak Gunung Pangrango

BOGOR,|| Pelita Online||-Organisasi Pendaki Gunung Top Ranger And Mountain Pathfaider (TRAMP) menggelar upacara bendera. Kegiatan yang diselenggakan setiap tahun ini dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2022 beberapa hari lalu.

Menurut Ariep Gumelar,.kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian perhimpunan pendaki gunung Tramp terhadap kecintaannya terhadap alam, dengan konsep zero waste.

Dikatakannya acara yang digelar semala.3 hari dari tanggal 28 s/d 30 Oktober 2022, selain upacara sumpah pemuda di puncak Gunung Pangrango dan Zero waste membersihkan sampah di gunung juga kita menggelar sharing season.”Membersihkan gunung zero waste dari sampah di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango,”kata Ariep

Dimana saat ini, hampir semua gunung yang ada di Indonesia mengalami kerusakan lingkungan, berupa pembuangan sampah oleh para pendaki gunung yang tidak bertanggung jawab.

Dari tahun ke tahun grafiknya semakin meningkat, Tramp memberikan satu solusi penanganan terhadap pencemaran sampah. Salah satunya adalah kegiatan pembersihan gunung zero waste menjaga hutan dengan segala keanekaragaman hayati, sekaligus melaksanakan upacara hari sumpah pemuda, sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan melakukan upacara bendera di puncak gunung,

“Hal lain yang lebih penting adalah anak anak muda agar disarankan untuk masuk club pendaki gunung yang nantinya akan dibekali ilmu tentang kehidupan di alam bebas yang terutama harus peduli dan merawat mencintai alam.

Saeful sebagai Ketua penyelenggara, mengatakan, kali ini jumlah peserta 200 orang, terdiri dari pendaki umum pelajar mahasiswa pekerja bahkan pendaki yg sudah berumur 50,60 th bahkan ada yang 70 th dan juga para pendaki profesional yang sudah membawa nama harum bangsa dikancah Internasional, TNI Kopasus dan Marinir serta anggota TRAMP.

Peserta selain dari Jakarta, Bandung, Bogor juga dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Saeful mengucapkan terima kasih kepada Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, TNI Kopasus dan Marinir, para peserta, sponsor dari Eiger, Auto 2000, Teh Walini serta media yang telah meliput.

Senada apa yang disampaikan Saeful,  Edmond Rolando yang akrab di panggil Kang Olly sebagai pendiri TRAMP,  juga mengadakan talkshow dengan menghadirkan nara sumber pendaki gunung senior yang punya reputasi Nasional dan Internasional yang telah menjelajah gunung diseantero Dunia, yakni Djukardi Bongkeng Andriana, Vicky Gosal, Dondy Djajo Raharjo, dan dipandu host Arief Gumelar.

Menurutnya bahwa cita cita perjuangan para Pahlawan Bangsa harus terus dilanjutkan. Salah satunya bentuk kegiatan ini, anak anak muda sebagai generasi penerus bangsa, mendaki gunung jangan asal pecinta Selfi, buang sampah sembarangan, clubing joget joget pake musik pake lampu di puncak gunung dan lebih parahnya maksiat.

Sambil mengusap air mata sedih Edmond Rolando, berujar dimasa pada zamannya gunung gunung hutan semua bersih tapi saat ini gunung hutan rusak, dan berpesan jagalah rawatlah gunung hutan dengan segala keaneka ragaman hayati, sebagai warisan untuk anak cucu buyut kita, supaya terhindar dari bencana tetap utuh dan lestari. (Rif/cak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *