CIANJUR, ||Pelita Online||. Bupati Cianjur, Jawa Barat, H. Herman Suherman, punya mimpi untuk menyulap Jalan Siliwangi menjadi jalur atau kawasan pedestrian. Juga pusat kegiatan ekonomi perdagangan unggulan Cianjur dengan melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
“Bali punya Jalan Legian, Jogyakata punya Jalan Malioboro, Bandung punya Jalan Braga dan kita ingin punya kawasan pedistrian Jalan Siliwangi,” kata Bupati Cianjur, H. Herman Suherman kepada wartawan Senin (03/09/2022) di Pendopo Kabupaten.
Jalan Siliwangi Cianjur selama ini, terkesan kumuh, padat, semrawut dan sering terjadi kemacetan karena banyaknya kendaraan antar jemput, terutama di sekitar kompleks pendidilan SD Ibu Dewi. Dengan akan disulapnya Jalan Siliwangi diharapkan menjadi kawasan icon kota Cianjur yang indah tertib, baik di sepanjang badan jalan maupun trotoar yang lebar sebagai ruang pedistrian.
Mimpi orang nomor satu di Cianjur itu, untuk menyulap Jalan Siliwangi nampaknya akan segera terwujud “Mulai tahun ini, kita akan memulai kegiatan dengan mengalokasikan anggaran Rp. 700 juta melalui APBD Perubahan, untuk kegiatan percontohan di depan atau sekitar lokasi panggung kehormatan,” kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar, didampingi Kabid Preservasi Jalan pada Dinas PUPR Kabupaten Cianjur, Yayan.
Sedangkan pada tahun 2023 akan dianggarkan sebesar Rp. 2 milyar. Adapun Jalan Siliwangi yang akan ditata menjadi pedestrian jalan dan pusat kegiatan ekonomi masyarakat sepanjang 650 meter antara Tugu Tauhid sampai dengan Toserba Selamet.
Seperti apa rencana perdestrian Jalan Siliwangi tersebut. Kadis PUPR Kabupaten Cianjur, Eri Rehindiar, mengemukakan, trotoar tempat pejalan kaki di sepanjang Jalan Siliwangi mulai dari Tugu Tauhid sampai dengan Toserba Selamet akan diperlebar.
Di sepanjang trotoar, akan ditata dipasang bangku-bangku tempat nangkring atau istirahat. Di beberapa titik tertentu ada semacam roda tempat-tempat kegiatan pelaku UMKM dengan menjual berbagai produk, kuliner dan lainnya.
Jalan ini pun nantinya dijadilan kawasan Carfree day. Sedangkan untuk lahan parkir direncanakan di beberapa titik yaitu di halaman Kantor ICMI, halaman kantor Perumdam Tirta Mukti Cabang Cianjur, dan halaman Bale Rancage.
Tidak hanya itu, untuk memperindah dan mengenalkan kekhasan Cianjur di sepanjang kawasan jalan akan dipasang ornamen-ornamen khas Cianjur.
Untuk kelancaran penataan Jalan Siliwangi, Dinas PUPR Kabupaten Cianjur, mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Diharapkan berjalan lancar dan mendapat dukungan dari masyarakat dalam upaya menata kota Cianjur.
Sebagaimana dikemukakan Bupati Cianjur, pedestrian di Jalan Siliwangi sangat penting dibangun untuk menjamin keamanan dan kenyamanan bagi para pejalan kaki maupun pengendara, dan kegiatan perekonomian.
Pedestrian di Jalan Siliwangi ini, nantinya warga pemakai jalan maupun para pejalan kaki dapat melihat dan merasakan sesuatu yang indah. Kebersihan terjaga, penataan yang rapi, ramah lingkungan, dan nyaman dalam menikmati fasilitas umum.
Dengan begitu, kota Cianjur, tidak kalah oleh kota-kota lain seperti Bali dengan Jalan Legiannya, Yogjakarta dengan Jalan Malioboro atau Bandung dengan Jalan Braganya itu, yang terkenal ke seantereo dunia. (Man Suparman).





