CIANJUR,| PELITA ONLINE|- Pemasukan zakat fitrah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, setiap tahun tidak mencapai target, diduga karena tingkat kebocorannya masih tinggi.
Menurut keterangan, Ketua Baznas Kabupaten Cianjur yang baru Drs. Tata A. pi,
bersama jajarannya, dituntut dapat membenahi persoalan zakat secara maksimal, sehingga apa yang ditargetkan dapat tercapai. Idealnya harus over target mampu membuktikan kehebatannya melebihi ketua Baznas sebelumnya.
Wakil Ketua IV Baznas Kabupaten Cianjur, Hilman Saukani, ketika dihubungi Pelita Online, mengakui pengumpulan zakat fitrah melalui unit-unit pengumpul zakat dari tingkat desa, hingga kecamatan belum maksimal.
Untuk tahun ini, Baznas Kabupaten Cianjur, mentargetkan zakat fitrah Rp. 15 milyar. Sedangkan target tahun sebelumnya Rp. 14 milyar dan hanya tercapai Rp. 11 milyar.(man).





