Wabub Apresiasi Warga Ikut Kolaborasi Atasi Masalah Rutilahu

SUKABUMI|PELITA ONLINE|Kolaborasi antara warga dan pemerintah desa bisa menghasilkan dampak positif yang besar, salah satunya dalam penanggulangan masalah rumah tidak layak huni (Rutilahu).

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri ketika hadir menyaksikan pemugaran rumah tidak layak huni (rutilahu) milik Emak Mumun (75 Th) warga Desa Parungkuda, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu 26 Desember 2021.

Dalam kesempatannya, Wabub tak hanya menyaksikan pemugaran rumah saja, melainkan lansung menyalurkan bantuan agar rumah milik Emak Mumun kembali dibangun dan benar-benar layak untuk didiami (dihuni).

“Kami apresiasi inisiatif para warga khususnya Ketua RT yang telah berhasil menginisiasi swadaya masyarakat dengan Kepala Desa setempat untuk membantu merenovasi rumah warganya,” ucap Wabub.

Rutilahu milik emak Mumun yang tengah di bongkar. (poto: buya)

Kalau semua warga, Kepala Desa, perusahaan, Pemkab dan pemerintah pusat bisa berkolaborasi serentak, mungkin jumlah Rutilahu khususnya di Sukabumi ini bisa secara signifikan dikurangi,” yakinnya.

Terakhir Wabub mengatakan di Desa Parungkuda ini sepengetahuannya terdapat lebih dari 50 buah rutilahu termasuk diantaranya milik emak Mumun ini, tandasnya.

“Kedepan kami berharap, program ini bisa menyentuh masyarakat secara lebih luas,” imbuh Wabub.

Dalam kesempatan tersebut, Wabub pun menyampaikan terkait percepatan vaksinasi. Bahwa pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Parungkuda sudah masuk dikisaran 61,9 %
“kita berharap di penghujung bulan Desember ini bisa mencapai 70% sehingga bisa dikategorikan herd immunity,” tagas Wabub. |TOM|

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed