Kadeudeuh di SEA Games Target Juara di Papua

BANDUNG, |Pelita Online | –Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jabar memberikan  penghargaan kepada atlet dan pelatih Jawa Barat yang sukses pada ajang SEA Games 2019 dan Pospenas VIII di Kota Bandung, Jumat (7/2/2020).

Kadispora Jabar Engkus Sutisna mengatakan, pemberian penghargaan ini merupakan ajuan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk atlet yang berprestasi dan mengharumkan nama daerah. “Awalnya kami menyiapkan anggaran kadedeuh itu sekitar Rp3 miliar untuk atlet SEA Games. Ternyata karena medali emas lebih banyak, akhirnya ditambah lagi ke angka Rp4 miliar,” katanya.

Engkus menuturkan, sesuai dengan pesan gubernur, kadeudeuh kembali ditambah hingga ke angka Rp5,8 miliar karena emas terus bertambah. “Saya kira ini bentuk kepedulian yang luar biasa dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap para atlet yang berprestasi,” tuturnya.

Dia menambahkan, dengan adanya pemberian  penghargaan ini, bisa jadi motivasi untuk menghadapi event yang akan digelar tahun 2020, yakni PON dan Peparnas yang dilaksanakan di Papua.

“Jadi kalau tahun 2019 adalah tahun juara, maka di PON dan Peparnas mendatang harus juara. Kami berharap keberhasilan di tahun 2019 bisa memompa semangat juang untuk tahun 2020 ini,” ujarnya.

Ketua KONI Jabar Ahmad Saefudin menuturkan, Jabar di dalam kancah olahraga nasional dan internasional memang yang terbaik. Ini juga menjadi modal untuk perwujudan slogan Jabar Juara Lahir Batin yang digelorakan Gubernur Ridwan Kamil.

“Sesuai perintah gubernur kita harus menang. Saya berpesan Jabar harus menang di olahraga apapun. Saat menghadap ke Gedung Pakuan, Gubernur berpesan agar kita bisa menjadi juara umum kembali di PON 2020,” tuturnya.

Ahmad mengaku, pihaknya mendapat banyak dukungan penuh untuk berlaga di PON dan Peparnas tahun 2020 mendatang, yakni sebesar Rp300 miliar. “Ini merupakan sejarah, dana tersebut akan dicairkan bulan Februari ini sehingga para atlet bisa langsung mengikuti pelatihan,” ujarnya.

Dia pun optimistis pihaknya bisa segera menggelar Pelatda Prima sehingga atlet akan semakin yakin dengan potensi dan kemampuannya. “Untuk pelatda sendiri akan dimulai Maret mendatang,” ujarnya.

Ahmad menambahkan, dengan adanya dukungan anggaran ini, para atlet bisa segera mengikuti try out, terlebih bagi cabang olahraga yang membutuhkan spesialisasi khusus. (cak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *