Kampung Tangguh RW 10, Solusi Pencegahan Covid-19

 

Oleh : ISWAN DARSONO

BANDUNG,|| Pelita Online||— BER-AWAL dari kesiagaan para inohong dan sejumlah tokoh masyarakat Rukun Warga ( RW-10) Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Ketua RW 10 Deni Slamet Riadi, ber-inisiatif membentuk Satuan Tugas ( Satgas) Kampung Siaga guna untuk memutus ancaman merebaknya Corona Virus Disease ( Covid-19),

Setalah sukses di Kampung Siaga, kini RW 10, mewakili Kecamatan Rancasari, ditetapkan sebagai Kampung Tangguh Nusantara ( KTN), Sebagai ladding sektor dibentuknya KTN, adalah Resort Kepolisian ( Polsek) Rancasari Kota Bandung.

Pada saat launching KTN, yang digelar beberapa bulan lalu, yang dipusatkan di TPA Alkautsar Komplek Perumahan Riung Bandung, Kompol H. Darmawan, menyampaikan beberapa pesan untuk masyarakat di RW10 Kecamatan Rancasari khususnya. Menurut Kapolsek bahwa KTN menjadi sarana edukasi dan wujud kesiapan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Arief Gumelar, sebagai Ketua Satgas Kampung Tangguh RW 10 dan dibantu oleh anak-anak Karang Taruna serta para stake holder lainnya, dalam perjalannya sekitar empat bulan terakhir ini, satgas sangat membantu masyarakat di lingkungan RW 10. Betapa tidak, karena dalam pelaksaannya para satgas Kampung Tangguh, selain banyak mengedukasi masyarakat, terkait wabah virus corona, satgas juga berperan aktif dalam kegiatan sosial. Seperti dibukanya program lumbung pangan dan koperasi, maka pergolakan ekonomi, dari masyarakat, untuk masyarakat bergulir mengalir saling bantu membantu satu sama lainnya.

“Alhamdulillah, berkat dukungan dan kepedulian dari masyarakat RW 10, kesulitan ekonomi akibat dampak corona dapat diatasi dengan baik. Memang tidak kita pungkiri, bantuan baik dari pemerintah pusat, maupun daerah, sebagian masyarakat, dilingkungan RW 10, sebaian ada juga yang menikmatinya. Dan banyak juga yang tidak menerima dari bantuan tersebut,”kata Ketua RW 10

Warga di wilayah RW 10 Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung dinilai tanggap dalam menyikapi pencegahan penyebaran Virus Corona (COVID-19).

Seperti dikatakan Lurah Derwati Budi Irawan, para warga yang tersebar di 13 RW ini telah memahami imbauan social distancing sebelum penyuluhan dilakukan aparat kewilayahan.

“Bisa kami pastikan situasi kondisi dan keamanan di wilayah Derwati sangat baik. Hingga hari ini tidak ada warga Derwati yang positif COVID-19. Mudah-mudahan hingga nanti tidak ada warga Derwati yang terpapar COVID-19,” ungkapnya

Kondisi baik ini, lanjut Budiawan, juga terpantau dari para penghuni Rumah Susun Rancacili. Rumah Susun dengan jumlah 1.642 orang tersebut turut mematuhi imbauan aparat kewilayahan untuk mengurangi aktivitas di luar (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *