HWSBS Jawa Barat Goes To Semarang: Yang Penting Happy, Yang Penting Kompak

SEMARANG.||PelitaOnline||— Keceriaan dan semangat kebersamaan begitu terasa dalam perjalanan wisata Himpunan Wanita Sumatera Bagian Selatan (HWSBS) Jawa Barat bertajuk “Goes To Semarang”. Selama tiga hari dua malam, rombongan para perantau asal Sumatera Bagian Selatan yang berdomisili di Bandung ini menikmati perjalanan wisata sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Sejumlah destinasi wisata di Kota Semarang seperti Lawang Sewu Sam poo khong Kota Lama Kota Toea Dusun Semilir menjadi tujuan rombongan. Namun, lebih dari sekedar berwisata, perjalanan ini menjadi momentum untuk melepas penat, berbagi cerita, tertawa bersama, dan semakin menguatkan rasa kekeluargaan yang selama ini menjadi ciri khas HWSBS.

Dengan semangat “Yang penting happy, yang penting kompak”, seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dimalam gala dinner, misalnya panitia menggelar lomba fashion show. Meskipun pesertanya sudah berusia lanjut tapi mereka tetap semangat dan antusias unjuk kebolehan dalam berlenggak lenggok didepan kamera

Menariknya, perjalanan ini juga diikuti sejumlah peserta yang sudah sesepuh seperti Ir. Yaris Gumay, penasehat organisasi asal daerah Sumsel. Zulkarnain, Sopyan dan Masto,Herfyan Danal. Namun, kondisi tersebut tidak menjadi penghalang untuk tetap menikmati perjalanan.

Ketua Panitia, Elly Rosita, bersama Ketua HWSBS Jawa Barat, Eva Yasul, tampil energik mendampingi dan membimbing seluruh peserta. Keduanya memastikan agar perjalanan berlangsung nyaman, tertib, sekaligus tetap menyenangkan bagi semua anggota rombongan.

Perhatian kepada peserta yang sudah sepuh menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian dan kekeluargaan yang terus dijaga dalam organisasi. Tidak ada sekat antara yang muda dan yang lebih senior. Semua membaur, saling membantu, dan saling menguatkan.

“Goes To Semarang” akhirnya bukan hanya tentang destinasi yang dikunjungi, tetapi juga tentang perjalanan bersama yang meninggalkan kesan. Canda dan tawa mewarnai setiap kesempatan, mulai dari perjalanan, menikmati objek wisata, hingga saat berkumpul bersama.

Merawat Kekeluargaan di Tanah Perantauan

HWSBS Jawa Barat merupakan wadah silaturahmi bagi para perempuan perantau asal Sumatera Bagian Selatan yang berada di Bandung dan sekitarnya. Organisasi ini telah berdiri cukup lama dan sejak awal mengedepankan nilai persaudaraan, kebersamaan, serta kepedulian antarsesama anggota.

HWSBS digagas oleh Yusniati Yaris dan Dr. Toety, dengan semangat menghadirkan ruang kebersamaan bagi warga perantauan asal Sumatera Bagian Selatan. Seiring perjalanan waktu, organisasi tersebut terus berkembang dan semakin solid.

Bagi para anggotanya, berkumpul bukan sekedar menjalankan kegiatan organisasi. Ada nilai kekeluargaan yang selalu ingin dipertahankan. Pertemuan, kegiatan sosial, maupun perjalanan wisata yang tour leadernya Hendra ini, menjadi sarana untuk mempererat hubungan yang sudah terjalin.

Perjalanan ke Semarang pun menjadi salah satu bukti bahwa kebersamaan tersebut terus tumbuh. Peserta dari berbagai usia dapat melebur dalam suasana yang penuh keakraban.

Bukan Sekedar Healing

Istilah “healing” yang menjadi semangat perjalanan kali ini terasa begitu tepat. Setelah menjalani rutinitas dan berbagai kesibukan, para anggota HWSBS mendapatkan kesempatan untuk sejenak beristirahat dan menikmati suasana berbeda.

Namun, “healing” ala HWSBS bukan hanya menikmati tempat wisata. Ada energi positif yang muncul ketika para anggota bisa berkumpul, di bus bercanda, bernyanyi, berfoto, berbagi cerita dan bertukar kado

Kebersamaan itu pula yang membuat peserta yang sudah sepuh tetap bersemangat mengikuti perjalanan. Dukungan dari sesama anggota menjadi kekuatan tersendiri sehingga seluruh rombongan dapat menikmati setiap rangkaian kegiatan.

Semangat Elly Rosita Eva Yasul Yattie Zaki, Uswati, Lisda, Wiwi, Dien, Rahma. Marni, Zaki dan Cakdar yang semua terlibat dalam kepanitiaa dengan setia mendampingi peserta turut membuat perjalanan terasa semakin hangat. Keduanya tidak hanya menjalankan peran sebagai panitia dan pimpinan organisasi, tetapi juga hadir sebagai bagian dari keluarga besar HWSBS.

Pada akhirnya, perjalanan tiga hari dua malam ke Semarang meninggalkan lebih dari sekadar foto dan cerita perjalanan. Ada rasa bahagia, persaudaraan yang semakin erat, dan kenangan yang akan terus dikenang.

Bagi HWSBS Jawa Barat, perjalanan ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan adalah kekuatan. “Selama rasa kekeluargaan terus dijaga, usia bukanlah batas untuk bersilaturahmi dan menikmati hidup bersama,”ujar Yusniati Yasul.

“Goes To Semarang pun menjadi perjalanan yang sederhana tetapi penuh makna yang penting happy, yang penting kompak, dan yang paling penting, kebersamaan dan kedisiplinan dalam perjalanan harus tetap terjaga,”tegas Eva Yasul menuturkan kepada penulis pada saat malam.gala dinner di Hotel Amari’s tempat rombongan menginap.

Eva juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada rombongan yang telah membersamai perjalanan ini. Berkat do’a dari para sesepuh dan Ustadz Zaki Yadin yang selalu membaca do-a, sehinggah perjalanan kita dari Bandung ke Semarang pulang lagi ke Bandung dalam perjalanan selalu lancar dan tidak ada kendala sama sekali.

Pengakuan salah seorang peserta menuturkan kepada panitia “sumpah teh”, kalau soal berisik dan nyanyi-nyanyi sepanjang jalan itumah biasa . Tapi yang luar biasa, itu kekompakan dan rasa kekeluargaannya. “Saya sudah banyak melayani komunitas/grup, tapi kemarin benar-benar terkesima dengan kebersamaan HWSBS. Semoga HWSBS selalu kompak, solid, dan kekeluargaannya tetap terjaga. Jarang banget menemukan yang seperti ini,”tuturnya. (cakdar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *