Melalui Pemeliharaan Rutin Tahun 2024 UPTD PJJ WP-V Berhasil Tangani RSB dan Tambal Sulam Hotmix di 6 Kab/Kota

TASIKMALAYA||Pelita Online||,- Infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat. Guna menjaga kemantapannya, infrastruktur jalan perlu dijaga kualitasnya melalui pemeliharaan rutin maupun pemeliharaan secara berkala.

Menurut Pejabat Fungsional Koordinator Sub. Pemeliharaan UPTD PJJ WP-V Didi, ST. Pemeliharaan rutin tahun 2024 sekarang ini, kegiatan dan merawat serta memperbaiki kerusakan- kerusakan yang terjadi pada ruas-ruas jalan dengan kondisi pelayanan mantap (tambal sulam hotmix) sudah menyentuh ruas jalan di enam (6) Kab/Kota.

Jalan yang telah mendapat pelayanan mantap itu menurut Didi adalah ruas-ruas jalan yang menjadi penanganan pelayanan tim teknis unit Satuan Pelayanan Pengelolaan Jalan dan Jembatan (SPPJJ) yang ada di UPTD PJJ WP-V ini.

Diantaranya sambung Didi, SPPJJ Wilayah 1 meliputi Kota/Kabupaten Tasikmalaya, SPPJJ Wilayah 2 meliputi Kabupaten/Kota Tasikmalaya, SPPJJ Wilayah 3 meliputi Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran/Kota Banjar dan untuk SPPJJ Wilayah 4 meliputi Kabupaten Kuningan.

Koordinator Sub. Pemeliharaan menjelaskan, bahwa pelaksanaan pekerjaan SPPJJ itu antara lain mulai dari pemeliharaan rutin Ruang milik jalan (Rumija) atau Rumija Saluran Bahu (RSB) dan sapu lobang jalan (tambal sulam hotmix) yang secara keseluruhan panjang jalan dalam penanganan UPTD PJJ WP-V mencapai 286 kilometer (km).

“Alhamdulillah, pemeliharaan rutin untuk periode bulan Januari dan Februari 2024 ini, UPTD PJJ WP-V dengan tim teknis SPPJJ yang ada telah pula dapat menjangkau ruas-ruas jalan di enam wilayah Kab/Kota untuk penangan RSB,” terang Didi.

Diantaranya Kab/Kota Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan dan Kota Banjar untuk Kabupaten Pangandaran belum terjabwal melalui program ‘patching’ (tambal sulam hotmix) tetapi untuk RSB sudah dari awal tahun dilaksanakan,” jelas Didi.

Diakui Didi, tambal sulam hotmix tahun ini dirasahkan lebih efektif dengan adanya baby roller semacam alat konstruksi yang berfungsi sebagai pemadat hotmix yang dimiliki oleh Dinas Bina Marga Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jabar.

“Tetapi untuk penanganan lobang-lobang kecil saja,” tambah Didi ketika temui pelitaonline.co.id di kantor UPTD PJJ WP-V, Rabu (28/2/2024) sore.

Menjawab pesan, koordinator SPPJJ Wilayah 3 yang meliputi wilayah Kabupaten Pangandaran mengakui kalau untuk Kab. Pangandaran terjadwalkan bulan Maret baru akan dilakukan ‘patching’ (tambal sulam hotmix), kata Yayat Ruhiyat menjawab pesan singkat pelitaonline.co.id, Kamis (29/2/2024).

“Akan tetapi kalau untuk penanganan RSB memang sudah dilakukan sejak awal tahun 2024 lalu,” ujar Yayat menambahkan. (tommy riyaldi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *