Bertahap, PT. Primayasa Adiguna Garap Dua Paket Proyek Jalan Provinsi

BANJAR||Pelita Online||,-Dua paket proyek pekerjaan Pemeliharaan Berkala pada Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V (UPTD PJJ WP-V) terus dikerjakan secara bertahap oleh PT. Primayasa Adiguna.

Jelang Lebaran, setidaknya sepanjang 4,737 km harus sudah dapat diselesaikan oleh pihak PT. Primayasa Adiguna dari total secara keseluruhannya mencapai panjang 6.913 km.

Yudi Ahmad, ST selaku PPK Pemeliharaan Berkala pada UPTD PJJ WP-V mengatakan bahwa sepanjang 6.913 km itu terdiri dari dua paket Pemeliharaan Berkala oleh PT. Primayasa Adiguna. Diantaranya, paket Pemeliharaan Berkala Jalan ruas jalan Jl. Raya Cimaragas Bts Kota Banjar (Banjar) sepanjang 1,176 km yang progres pekerjaannya telah selesai di hotmix secara keseluruhannya belum lama ini.

Selanjutnya paket Pemeliharaan Berkala Jalan ruas Jalan Tasikmalaya-Manonjaya Panaekan/Goler sepanjang
5,737 kilometer. “Nah, rencananya paket pekerjaan ruas jalan Tasikmalaya-Manonjaya Panaekan/Goler ini yang ditarget selesai hotmix sepanjang 3 km 10 hari jelang Lebaran,” tandas Yudi saat dihubungi Pelita Online, Selasa (11/4/2023) siang melalui WashApp.

Sebenarnya kalau mengacu kepada perjanjian kontrak masih cukup lama masa kontraknya, yakni 120 kalender sejak ditandatanganinya kesepakatan kontrak tertanggal 27 Februari 2023.

Sedangkan sisanya sepanjang 2,737 km segera di hotmix seletah Lebaran nanti. Akan tetapi, meski masih terdapat sisa sepanjang 2,737 km yang belum di hotmix namun dipastikan tidak akan ada lubang yang menggangu. Karena sebelum dilakukan hotmix dengan konstruksi AC-WC pihak PT. Primayasa Adiguna telah melakukan patching (penambalan lubang) terlebih dahulu, katanya.

Sementara menanggapi ruas jalan penghubung Tasikmalaya-Banjar via Manonjaya, Direktur Komunitas Pemerhati Infrastruktur Jalan dan Jembatan, Budi Arso kepada Pelita Online, Selasa (11/4) mengatakan bahwa jalan akses dan paralel perbatasan merupakan infrastruktur yang bernilai strategis bagi daerah dengan fungsi mendorong tumbuhnya pertumbuhan ekonomi baru di dua daerah.

“Saya melihat ruas jalan Tasikmalaya-Banjar via Manonjaya ini sudah memenuhi standar jalan provinsi lebar enam meter, meski belum seluruhnya. Tapi saya yakin, konstruksi dan pembangunan infrastruktur pada ruas jalan Tasikmalaya Bts Banjar untuk memperkokoh antar daerah akan terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jabar,” ujar Arso yang saat dihubungi tengah berada di Solo ini.

Pendapat saya, pembangunan melalui Pemeliharaan Berkala ini juga sudah membuka keterisolasian daerah terpencil, mengurangi biaya kemahalan, dan pemerataan pembangunan di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), ujar Arso yang mengaku Pulkam-nya melewati ruas Tasikmalaya bts Banjar.

Sementara, keterbatasan waktu, operasional dan tidak ada yang bisa dihubungi melalui cellullar, sampai berita ini diturunkan, pihak Penyedia Jasa dalam hal ini PT. Primayasa Adiguna belum dapat dikonfirmasi oleh Pelita Online terkait menyeselesaikan garapannya sesuai target yang telah ditentukan pihak UPTD PJJ WP-V Jabar. ||tommy riyaldi||

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *