Wagub Jabar Minta Penataan Situ Gede Tasikmalaya Dilanjutkan

TASIKMALAYA,||Pelita Online||, Dalam kunjungannya, wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum minta proyek Penataan dan Revitalisasi Situ Gede Kota Tasikmalaya dilanjutkan di tahun 2023 ini, tegas Uu kepada wartawan di obyek wisata Situ Gede, Kota Tasikmalaya, Jum’at (6/1/2023) pagi.

Dari pemahaman Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bahwa Pemkot Tasikmalaya dan masyarakat (kota Tasikmalaya) minta penataan dan revitalisasi Situ Gede dilanjutkan, jelas Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum yang didampingi Kepala UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Ciwulan-Cilaki, H. Elvan Robiyana, ST.

Kalau masyarakat butuh proyek itu, kita (Pemerintah) siap bantu Ujar Uu. Jadi selama masyarakat Kota Tasikmalaya, setuju menerima penataan dan revitalisasi tersebut, Pemerintah pun kudu untuk melanjutkannya, tegas Uu lagi.

Terlebih, hasil dari proyek penataan dan revitalisasi di tahap pertama yang selesai di tahun 2022 lalu cukup menjadi daya minat masyarakat untuk mengujungi wisata Situ Gede. “Ini buktinya, di hari Jum’at pun cukup ramai,” kata Uu sembari menunjuk para pengunjung.

Terlebih, proyek penataan dan revitalisasi tahap pertama ini adalah rangkaian dari proyek pembangunan revitalisasi pada tahapan-tahapan berikutnya. Jadi kalau tidak ada kelanjutnya, kapan selesainya penataan ini. “Jadi sekali lagi saya sarankan kepada Dinas terkait agar lebih keras lagi bertahan mengajukan kelanjutannya di 2023 ini,” saran Uu.

Ditambahkan pula bahwa selain kriteria penataan lingkungan (kawasan wisata) terdapat kriteria lain, agar sesuai dengan pembangunan berkelanjutan yaitu kriteria teknis dan ekonomis proyek harus feasible seperti ditahap pertama ini.

Dapat dikatakan bahwa secara teknis dan design proyek penataan Situ Gede feasible, karena diperlukan untuk mengelola Situ secara optimal dan menopang ekonomi masyarakat, katanya.

Sementara itu, Kepala UPTD PSDA Wilayah Sungai Ciwulan Cilaki, H. Elvan Robiyana ST. M.Si, MP mengatakan, dengan adanya penataan dan revitalisasi yang merupakan program strategis Pemprov Jabar ini cukup menunjang dalam meningkatkan destinasi wisata, juga indikator dan indeks kebahagiaan Gubernur dan Wakilnya.

“Dengan penataan dan revitalisasi Situ Gede ini, tentu saja menjadi ikonik Kota Tasikmalaya yang kedepannya akan terus ditingkatkan dalam arti dalam ravitalisasinya. Dan ini memang sangat signifikan dalam peningkatan ekonomi masyarakat sekitarnya,” ungkap Elvan.

Untuk tahap dua atau kelanjutan dari tahap pertama ini lanjut Elvan, kami berharap doa dan dukungan dari semua pihak dan warga masyarakat Kota Tasikmalaya juga Pemprov Jawa Barat untuk kembali disukseskan ditahapan selanjutnya.

“Pada 2023 ini, kita semua berharap ada kebijakan dari pak Gubernur dan Pak Wakil Gubernur akan kelanjutan dari program strategis Pemprov Jabar ini,” harap Elvan.||tommy riyaldi||

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *