TASIKMALAYA|Pelita Online|Dibiarkan lama dengan kondisi tingkat kerusakan ringan, jalan provinsi ruas Cisumur-Garuda Kota Tasikmalaya menambah berat tingkat kerusakannya.
Semula, ruas jalan Cisumur-Garuda yang terdapat di KM BDG 116- KM BDG-117 itu hanya dengan tingkat kerusakan ringan, yakni pelepasan butir.
Namun sekarang ini, lantaran tidak juga tertangani secara rutin melalui program pemeliharaan rutin, maka kerusakannya menambah sedikit berat.
Hal ini terlihat dengan tingkatan kondisi yang semula hanya kerusakan ringan, kini agak sedikit memanjang parah.
Bila terus dibiarkan tidak menutup kemungkinan akan lebih bertambah parah lagi tingkat kerusakannya.
Bertambah beratnya kerusakan yang terdapat di ruas Cisumur/Garuda tersebut, itu cukup nampak terlihat dari rongga-rongga batu yang mulai memberi celah, hingga air dengan mudahnya menyelinap masuk kedalamnya.
Ditemui di kantornya, Endang Muhtar, selaku Kepala SPPJJ I UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V yang notabene menangani ruas jalan provinsi yang berada dalam wilayah Kota Tasikmalaya mengatakan, kalau kerusakan pelepasan butir yang terdapat di ruas Cisumur-Garuda (Jalan Letjen H. Mashudi) tersebut sudah tidak dapat ditangani oleh pemeliharaan rutin lagi.
“Itu harus melalui paket, karena pemeliharaan rutin hanya bersifat menutup lubang saja, sementara kerusakan pelepasan butir di ruas tersebut sudah berkisaran 100 meter,” kata Endang.
Jadi sudah seharusnya jalan tersebut ditangani “jusung” (penunjukan langsung), katanya saat ditemui di kantornya jalan Wiratanuningrat, Kota Tasikmalaya, Kamis (18/8/2022).
Sementara di ruas lainnya, jalan yang berstatus jalan provinsi dalam wilayah Kota Tasikmalaya yang berhasil terpantau Pelita Online yang juga perlu mendapat perbaikan adalah jalan Letnan Harun tepatnya di depan Mapolresta Kota Tasikmalaya.
Selanjutnya jalan Brigjen Wasitakusuma atau tepatnya sebelah kiri dari Terminal Tipe A Indihiang, Kota Tasikmalaya.
Sementara, Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V, dengan birokrasinya cukup sulit untuk ditemui.
Sehingga sampai berita ini ditayangkan, Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan V belum berhasil dimintai konfirmasi.
Menurut keterangan Humas, Kepala UPTD hari ini tidak dapat ditemui, karena lagi ada exspose.|tommy riyaldi|





